Fahmi Dukung Pemda Garut Lakukan Langkah Cepat Tangani Aksi Sweeping

Garutplus.co.id – Aksi sweeping yang dilakukan oleh Ormas Aliansi Ummat Islam terhadap warung yang buka disiang hari pada Bulan Ramadhan ini turut mendapat tanggapan dari Pimpinan DPRD Kabupaten Garut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, H. S. Fahmi mengatakan dirinya sepakat dengan langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. Aksi Gecep yang dilakukan oleh Pemda Garut dinilai Fahmi akan menjawab persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Sikap tegas Bupati dan Wakil Bupati menjadi arah yang jelas bagaimana seharusnya kita bersikap. Baik itu bagi Aparatur pemerintah pun juga bagi masyarakat,” kata Fahmi dihubungi melalui whatsapp. Senin, (10/3/2025).

Fahmi juga menyoroti langkah Bupati/Wakil Bupati yang memanggil kedua pihak dan duduk bersama.

“Kasus kasus seperti ini tentunya harus diselesaikan dengan semangat kemanusiaan dan persaudaraan. Saya pikir ini contoh dan langkah yang tepat,” kata Fahmi.

Persoalan yang sebenarnya menjadi persoalan klasik di Bulan Ramadhan harus disikapi secara bijak dan hati-hati. Salah saja mengambil sikap, maka akan menjadi persoalan besar dan berpotensi mengadu domba masyarakat.

“Semua berakar dari bagaimana kita melaksanakan amar makruf nahyi munkar. Tafsir nahyi munkar ini kan harus disikap secara hati-hati. Karena bisa menimbulkan polemik,” terang Fahmi.

Fahmi memahami bahwa setiap orang memiliki semangat yang tinggi untuk mengajak kepada kebaikan, apalagi di Bulan Puasa.

“Tentu hal ini harus disikapi secara toleran. Kalau tidak seperti itu maka akan terjadi konflik antar masyarakat,” tuturnya.

Aksi yang viral dan mendapatkan reaksi dari warga net dan dari berbagai kalangan, disikapi Fahmi dengan bijaksana.

“Ya ini kan konsekuensi logic di zaman digital. Kami pun tentu mengharapkan bantuan warganet agar juga men share statement Pemda Garut Bupati atau Wakil Bupati terkait hal ini. Supaya beritanya tidak searah,” ungkapnya.

Terkait sikap Polres Garut yang mulai melakukan penyelidikan terhapa kasus ini, Fahmi menyerahkan sepenhuhnya kepada penegak hukum. Dan berharap ditindaklanjuti secara profesional.

“Apakah ada delik hukum ya itu ranah polisi. Kita dukung penegakan hukum di Kabupaten Garut,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *