BERITA UTAMA METROPOLIS POLITIKA

Warga yang Dirapid Test Dapat Biaya Makan? PMII Sesalkan Bantahan Kadinsos

Foto anggaran makan bagi warga yang dirapid test (foto IST)

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyesalkan pernyataan yang dilontarkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah.

Ade menyebutkan di dinasnya tak ada program penyediaan makan untuk warga yang menjalani rapid test.

Pernyataan itu dinilai sebagai sebuah kebohongan besar untuk menutupi kebohongan akibat adanya anggaran fiktif di lingkungan Dinsos Garut.

“Kami telah membaca bantahan yang dilontarkan Kepala Dinsos Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, menyusul pernyataan yang kami buat tentang adanya indikasi penyelewengan anggaran penanganan Covid-19 di lingkungan Dinsos Garut,” ujar Ketua PC PMII Garut, Ipan Nuralam, Jumat (26/6).

‚ÄĚDalam pernyataannya, dengan tegas Kadinsos mengatakan jika tudingan kami tidak benar karena di Dinsos tak ada program penyediaan makan untuk warga yang menjalani rapid test,” ucapnya.

Bahkan dengan sangat meyakinkan, tutur Ipan, Kadinsos juga mengatakan jika program penyediaan makan untuk warga yang menjalani rapid test adanya di Dinas Kesehatan, bukanya di Dinsos.

Padahal dalam Laporan Realisasi BTT Tahap III Dinsos Garut, dalam poin kedua dan ketiga jelas-jelas tercantum anggaran makan dan snack (takjil) bagi warga yang dirapid test yang totalnya sebesar Rp 182 juta dengan realisasinya sebesar Rp 88 juta.

Dikatakan Ipan, dalam pernyataannya, Kadinsos juga menyatakan jika yang ada di dinasnya adalah program belanja makan untuk petugas pos check point.

Bukan penyediaan makan untuk warga yang menjalani rapid test. Padahal kenyataannya, kedua kegiatan itu memang ada dengan anggaran yang terpisah.

“Untuk program kegiatan penyediaan makan petugas check point, memiliki anggaran tersendiri yaitu sebesar Rp 236 juta dengan realisasinya sebesar Rp 185 juta. Kami bisa buktikan itu karena kami juga memegang Laporan Realisasi BTT Tahap III Dinsos Garut,” katanya.

Editor: Hilal SH

Add Comment

Click here to post a comment

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020