BERITA UTAMA EDUKASI METROPOLIS

Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Tetap Belajar di Rumah

Kadisdik Garut Totong

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Lembaga pendidikan tingkat TK, PAUD, SD hingga SMP dipastikan masih memberlakukan sistem belajar di rumah.

Kondisi tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong lantaran mempertimbangkan status Garut secara keseluruhan daerah masih zona kuning.

“Sementara ini kita masih mengeluarkan kebijakan untuk belajar di rumah. Karena kita khawatir jika sekolah tatap muka diberlakukan, takutnya imun anak-anak lemah, tertular virus dan yang lebih dikhawatirkan lagi takut ada Kluster baru di sekolah,” kata Totong, Kamis (30/7).

Untuk itu menurut Kadisdik, pihaknya masih menunggu bagaimana arahan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Garut terkait proses belajar mengajar bagi anak-anak.

Totong menambahkan, jika dirinya membuka kebijakan untuk sekolah tatap muka di tempat-tempat zona hijau untuk skup Kecamatan.

Ia khawatir adanya kecemburuan sosial pihak lain yang belum bisa melaksanakan itu.

Belum lagi kata Kadisdik, bagaimana untuk mengatur guru maupun siswa yang sekolah di zona hijau Kecamatan, tapi tinggal rumah dengan status zona merah.

“Untuk itu jita mengacu pada arahan gugus tugas Kabupaten, karena selama ini mereka juga melakukan evaluasi. Kalau nanti ada evaluasi lebih lanjut, kita ikut apa yang direkomendasikan gugus tugas,” pungkasnya.

Add Comment

Click here to post a comment

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020