BERITA UTAMA METROPOLIS

Terpaksa Mencuri Hp, Karena Tidak Mampu Untuk Anak Sekolah Daring Akhirnya Dapat Bantuan

Dapot Dariarma memberikan bantuan Hp untuk sekolah daring

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – A (41), pencuri HP mengakui jika ia mengambil HP karena terpaksa. Ia terdesak kebutuhan karena anaknya membutuhkan HP untuk belajar.

“Saya sadar kalau perbuatan saya sangat salah. Cuma kemarin memang anak saya merengek minta HP. Soalnya anak saya sudah 10 hari ketinggalan pelajaran,” ujar A di rumahnya di Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa Malam (4/8).

A sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Penghasilannya per hari hanya Rp 50 ribu. Itu pun tak menentu di saat pandemi Covid-19.

Rumah A hanya berukuran 4×6 meter. Di dalam rumahnya, hanya ada satu kamar saat masuk, terdapat sebuah ruangan yang dijadikan sebagai ruang tamu, ruang tidur dan tempat berkumpul keluarga.

Di belakangnya, terdapat sebuah toilet. Hanya ada lemari pakaian, lemari piring, dan TV tabung.

A mengaku kenal dengan orang yang HPnya dicuri. Ia juga sering disuruh membantu di rumah korban.

“Saya jujur gelap mata. Makanya saat lihat ada HP di rumah itu, langsung saya ambil,” katanya.

Keinginan A untuk bisa memiliki HP akhirnya terwujud. Kajari Garut, Sugeng Hariadi melalui Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma langsung memberikan bantuan.

“Saya mendapat perintah dari Kajari untuk membantu. Makanya saya datang ke rumah A untuk membantu,” kata Dapot.

Bantuan yang diberikan berupa HP berikut kartu dan kuotanya. Sembako dan perlengkapan sekolah juga akan diberikan menyusul.

Dapot menyebut, awalnya A takut saat ia datang ke rumah. Istrinya bahkan hampir menangis. Setelah dijelaskan, A dan istri akhirnya mengerti.

“Saya jelasin datang mau kasih bantuan. Sekalian cek kondisi rumahnya, ternyata memang benar seperti yang diberitakan. Apalagi anaknya sudah ketinggalan pelajaran karena tak punya HP,” ujarnya.

Dapot pun berpesan agar A tak mengulangi perbuatannya. Di mata hukum, aksi A itu sangat salah. Meski ia mempunyai niat mulia agar anaknya bisa belajar.

Add Comment

Click here to post a comment

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020