Tandatangani Kontrak PKS dan PPP, Siapa yang Bakal Diusung di Pilkada, Pasangan Helmi-Yudi?

  • Bagikan

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersepakat dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi melakukan penandatanganan untuk berkoalisi di Pilbup Garut 2024. Namun siapa yang akan diusung di kontestasi tersebut, akan dibahas belakangan.

Koalisi tersebut diresmikan dengan penandatanganan nota kesepakatan koalisi yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di bilangan Tarogong Kaler, Garut, pada Kamis

Ketua DPD PKS Garut Helmi Budiman mengatakan, PKS dan PPP bersepakat untuk berkoalisi di Pilbup Garut 2024, yang akan berlangsung di bulan November 2024.

“PKS dan PPP memiliki kesamaan pandangan terkait Pilbup Garut 2024,” kata Helmi, melalui keterangan tertulisnya, Kamis 4 Juli 2024 malam.

PKS diketahui memiliki 7 kursi usai mendapatkan 186.219 suara di Pemilu 2024 lalu. Sementara PPP, juga memiliki 7 kursi di DPRD Garut, namun menang lebih banyak raihan suara atas PKS yakni sebanyak 190.968.

Helmi mengatakan, meskipun sepakat untuk berkoalisi, PKS dan PPP masih menunggu hasil survey untuk menentukan siapa yang akan diusung di Pilbup Garut ini.

“Penetapan bakal calon bupati dan wakil bupati akan dibicarakan di kemudian harus atas dasar survey. Popularitas, kemudian elektabilitas dan tingkat penerimaan masyarakat,” katanya.

Sementara Ketua DPC PPP Garut Yudi Nugraha menjelaskan, sesuai dengan instruksi partai, dirinya diminta untuk maju di Pilbup Garut 2024.

“Saya harap dengan kesepakatan ini bisa menang di Pilbup Garut, demi kemaslahatan masyarakat,” ungkap Yudi.

Bergabungnya PPP dengan PKS menguatkan sinyalemen Yudi Nugraha akan mendampingi Helmi Budiman di Pilbup Garut 2024. Sebab, Yudi sendiri diketahui sudah mengantongi SK dari PPP untuk maju di Pilbup Garut.

Jika terjaga hingga akhir, PKS yang santer dipastikan akan mengusung Helmi Budiman sebagai calon bupati berpotensi untuk meminang Yudi Nugraha menjadi wakilnya.

Koalisi antara PKS dan PPP di Garut ini sendiri, merupakan cinta lama yang bersemi kembali. PKS dan PPP terakhir kali berkoalisi di tahun 2008 silam. Saat itu, PPP mengusung Aceng Wahdan sebagai bakal calon bupati Garut, didampingi oleh Helmi Budiman sebagai wakilnya dari PKS.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *