Stainus Garut Hadirkan Program Studi Unggulan, Jadi Energi Baru Pendidikan Tinggi Islam di Kabupaten Garut

Ketua Stainus Garut, Mohamad Jaenudin

GarutPlus.co.id Sekolah Tinggi Islam Nusantara (Stainus) resmi memperkenalkan program studi unggulan kepada masyarakat Garut sebagai bagian dari upaya menghadirkan perguruan tinggi Islam yang terjangkau, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Acara ini berlangsung di Kampus Stainus, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut.

Ketua Stainus Garut, Mohamad Jaenudin, menyampaikan bahwa Stainus hadir dengan dua program studi utama, yaitu Hukum Keluarga Islam dan Ekonomi Syariah. Kedua program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional yang berkompeten di bidang hukum dan ekonomi berbasis syariah.

“Secara maraton kita terus melakukan sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat. Hingga hari ini sudah tercatat lebih dari 15 sampai 20 pendaftar baru. Prodi Hukum Keluarga Islam ini orientasinya mencetak lulusan yang bisa menjadi hakim, penghulu, pengacara, hingga pendakwah. Sedangkan Ekonomi Syariah diarahkan untuk melahirkan lulusan yang mampu mengelola ekonomi, baik di perusahaan maupun perbankan berbasis syariah,” jelas Jaenudin.

Ia menambahkan, Stainus hadir dengan biaya pendidikan yang sangat terjangkau bagi masyarakat. “Pembiayaan di Stainus sangat ekonomis. Bahkan SPP bisa dicicil per bulan hanya Rp400 ribu. Dengan fasilitas yang representatif, kami ingin memastikan akses pendidikan tinggi berkualitas bisa dijangkau oleh semua kalangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Garut, Saefuloh, menyambut baik kehadiran Stainus sebagai perguruan tinggi Islam baru di Garut. Menurutnya, kehadiran Stainus merupakan energi baru bagi dunia pendidikan tinggi, terutama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Dengan hadirnya Stainus di Kabupaten Garut ini, menjadi spirit baru untuk mewujudkan sebuah peradaban, membentuk generasi berkualitas yang diharapkan masyarakat. Jika sebuah lembaga pendidikan dilandasi dengan kerukunan, maka akan lahir kesejahteraan. Dari kesejahteraan itu tumbuh kebahagiaan, dan dari kebahagiaan inilah kualitas serta kuantitas pendidikan bisa berkembang secara utuh,” tutur Saefuloh.

Dengan hadirnya Stainus, masyarakat Garut kini memiliki alternatif pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya fokus pada kualitas akademik, tetapi juga memberikan akses luas melalui biaya yang terjangkau.***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *