Garutplus.co.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Intan Garut mengawali bulan Agustus dengan langkah konkret untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Fokus kegiatan selama pekan pertama ini adalah merevitalisasi jaringan distribusi air bersih yang selama ini tidak berfungsi serta mengoptimalkan layanan kepada pelanggan industri.
Salah satu upaya signifikan dilakukan di wilayah yang sebelumnya mengalami TDA (Tidak Ada Air) selama beberapa tahun, terutama di wilayah Cabang Tarogong Kaler dan Cabang Garut Kota. Melalui program rehabilitasi jaringan distribusi, kini wilayah tersebut telah berhasil dialiri air kembali secara lancar. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dan membuka peluang penambahan pelanggan baru di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau layanan air bersih.
“Ini adalah langkah nyata untuk memperluas cakupan layanan dan menjangkau masyarakat lebih luas, yang tentunya akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan perusahaan,” ujar Plt Direksi Perumda Tirta Intan.
Selain itu, Perumda Tirta Intan juga mulai mengintensifkan penanganan terhadap pelanggan industri, terutama yang selama ini tercatat memiliki konsumsi air nol kubik. Investigasi dan dialog langsung dilakukan untuk menelusuri kondisi tersebut, sebagai bagian dari optimalisasi layanan air bagi sektor industri yang kini berkembang di lima kecamatan Garut sebagai kawasan industri potensial.
Dalam rangka pengembangan layanan industri lebih lanjut, Perumda Tirta Intan melakukan kunjungan ke PT Uni sebagai bagian dari penjajakan pelanggan baru. Langkah ini bertujuan memperluas sambungan rumah (SR) sektor industri serta memastikan pasokan air bagi kebutuhan industri dapat terpenuhi secara optimal.
Seluruh upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Perumda Tirta Intan dalam memperkuat infrastruktur dan memperluas jangkauan layanan air bersih, baik untuk masyarakat umum maupun sektor industri. Diharapkan, strategi yang ditempuh mampu mendorong peningkatan pendapatan perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.***






