BERITA UTAMA METROPOLIS

Pembagian BST oleh Mensos Tidak Patuhi Protokol COVID-19, Warga: Protokol Kesehatan Cuman Untuk Masyarakat

Acara mensos terpantau berkerumun dan tidak menjaga jarak sosial

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Masyarakat menyindir kegiatan membagikan bantuan sosial tunai (BST) kepada sejumlah warga oleh Menteri Sosial Juliari Batubara di Kantor Pos Bayongbong, Kabupaten Garut, karena tidak memperhatikan protokol kesehatan.

Kegiatan tersebut terpantau mengabaikan protokol kesehatan pencegahan wabah COVID-19 seperti menjaga jarak dan larangan berkerumun sehingga dikhawatirkan sejumlah warga lainnya terjadi penularan virus.

Seorang warga Garut yang hadir di sekitar kegiatan penyerahan bantuan sosial itu, Irwan (40) mengaku heran dengan kedatangan Mensos dan rombongan pejabat lainnya mengabaikan protokol kesehatan, padahal wabah COVID-19 belum berakhir.

“Orang telrihat berkerumun, tidak menjaga jarak, padahal saat ini kan kondisinya memang belum aman masih ada penyebaran virus,” kata Irwan, Jumat 19 Juni 2020.

Irwan mengatakan sebagai warga Garut menyayangkan adanya rombongan pejabat dari Jakarta dan kota lainnya berkerumun.

Irwan khawatir kerumunan orang dan tidak menjaga jarak bahkan ada yang tidak pakai masker itu menularkan wabah COVID-19 yang selama ini ditakuti oleh warga Garut.

“Warga kalau mau keluar rumah saja harus pakai masker, jaga jarak, tapi ini dari Jakarta semua berkerumun, tidak jaga jarak,” katanya.

Warga Garut lainnya, Hendi (45) mengeluhkan sama aturan protokol kesehatan COVID-19. Seperti menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang justru diabaikan dalam kegiatan pemerintahan.

“Katanya warga harus patuh terhadap protokol kesehatan, tapi nyatanya berkerumun, tidak ada jarak, berarti sekarang memang sudah normal,” katanya.

Kunjungan Mensos ke Garut itu dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, anggota DPR RI, jajaran Kepolisian Resor Garut dan TNI serta pejabat dari perbankan.

Editor: Hilal SH

Add Comment

Click here to post a comment

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020