BERITA UTAMA METROPOLIS NASIONAL

Miliki Pipa Rokok Dari Gading Gajah, Seorang Warga Garut Diamankan Gakum KLHK

Barang bukti tiga pipa rokok gading gajah Sumatera (foto ist)

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Tim Operasi Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup, mengamankan seorang warga Kabupaten Garut, yang memiliki tiga pipa rokok yang terbuat dari gading gajah diamankan

Pria berinisial RGK (40), warga Desa Padaasih, Kecamatan Pasirwangi memiliki pipa rokok gading gajah sumatera. Ia diamankan di rumahnya pada Kamis, 4 Juni 2020.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum, Sustyo Iriyono, menuturkan, RGK dan barang bukti telah dibawa ke Pos Gakkum KLHK di Kota Bandung. Tim memastikan pipa rokok terbuat dari gading gajah sumatera (Elephas maximus).

“Pipa dari gading itu telah melalui uji forensik sebelum melanjutkan proses penyidikan,” ujar Sustyo dalam keterangan tertulis Gakkum KLHK, Jumat, 5 Juni 2020.

RGK mengaku akan menjual tiga pipa rokok tersebut yang terbuat dari gading gajah sumatera. Masing-masing pipa berukuran 18 sentimeter, 12 sentimeter, dan 10 sentimeter.

“Rencananya, pipa gading itu akan dijual dengan harga berkisar antara Rp 500 ribu sampai Rp 4,5 juta,” katanya.

Barang bukti berupa gading Gajah Sumatera (foto ist)

RGK mengaku hanya memiliki dua pipa rokok. Satu pipa rokok gading gajah merupakan titipan temannya yang akan dijual lagi. RGK mendapatkan pipa rokok gading gajah dari beberapa pihak di Garut.

RGK didakwa melanggar pasal 21 ayat 2 huruf d junto pasal 40 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman pidana penjara maksimum 5 tahun dan denda maksimum Rp 100 juta.

Ditahannya RGK merupakan hasil pengembangan kasus penangkapan PE pemilik gading gajah di Pekanbaru oleh BKSDA Riau, akhir Februari 2020. Dari hasil penyidikan diketahui PE akan mengirim gading gajah kepada RGK.

“KLHK berkomitmen selalu melindungi dan melestarikan sumber daya alam. Perdagangan
satwa dilindungi adalah kejahatan luar biasa, melibatkan banyak aktor dan bahkan aktor
antarnegara, bernilai ekonomi tinggi, yang serupa dengan kejahatan narkoba dengan sel
jejaring yang terputus-putus,” ujar Sustyo.

Selain menyita pipa gading, tim juga menyita 10 ekor burung dilindungi dari seorang ibu berumur 70 tahun di Lengkong, Kecamatan Samarang, Garut. Sepuluh ekor burung dilindungi itu terdiri dari tiga ekor kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea), empat ekor nuri kepala hitam (Lorius lory), satu ekor Bayan merah (Eclectus roratus), dan dua ekor nuri kepala merah (Eos borneo).

Pemilik mengaku burung-burung itu pemberian atau titipan anak-anaknya. Burung-burung itu mereka dapatkan dari pasar burung di Jakarta dan Garut.

Tim mengamankan dan menitipkan seluruh burung di Lembaga Konservasi Cikembulan
Garut melalui BKSDA Jawa Barat. Tim juga melanjutkan pengumpulan data dan informasi
penjualan burung dilindungi di Kabupaten Garut dan Jakarta.

Editor: Hilal SH

Add Comment

Click here to post a comment

Feed Burner

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020