GarutPlus.co.id — LKP Aura Creative kembali menunjukkan konsistensinya dalam meningkatkan keterampilan generasi muda melalui Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Bidang Barista yang bekerja sama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen. Program yang berlangsung selama 250 jam pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari enam kecamatan di wilayah Kabupaten Garut.
Direktur LKP Aura Creative, Verra Susanti, S.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini didesain tidak hanya untuk memberikan keterampilan teknis meracik kopi, tetapi juga menumbuhkan jiwa wirausaha yang mampu membuka peluang ekonomi baru di tengah masyarakat.
“PKW bukan sekadar pelatihan. Ini adalah bekal kemandirian. Kami ingin peserta tidak hanya bisa menyajikan kopi, tetapi juga mampu mengelola usaha, membaca peluang pasar, dan menghadirkan inovasi dalam dunia perkopian,” ujar Verra.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemandirian peserta pasca pelatihan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas usaha berupa mesin kopi, perlengkapan meracik kopi, hingga roda angkringan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal untuk merintis usaha mandiri di lingkungan masing-masing.
Verra menegaskan bahwa komitmen LKP Aura Creative menyelenggarakan PKW secara konsisten setiap tahun adalah bentuk dedikasi lembaga untuk menghadirkan pendidikan nonformal yang amanah dan tepat sasaran, sejalan dengan instruksi Direktorat Kursus dan Pelatihan.
“Kami menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan program. Amanah dari pemerintah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” lanjutnya.
Eksistensi LKP Aura Creative semakin kuat karena didukung kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta para pengusaha kafe profesional di Garut. Kolaborasi ini memperkaya materi pembelajaran, menghadirkan instruktur berpengalaman, dan memperluas jejaring peserta untuk memulai usaha.
Penyelenggaraan PKW Barista Tahun Anggaran 2025 ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut, yang hingga kini masih memerlukan banyak perhatian pada aspek pendidikan dan ekonomi produktif.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut. Pelatihan vokasional yang berkesinambungan dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kualitas SDM Garut, terutama bagi generasi muda yang ingin mandiri dan berdaya saing,” tutup Verra.
Melalui upaya berkelanjutan seperti ini, LKP Aura Creative kembali mempertegas perannya sebagai lembaga pendidikan nonformal yang hadir memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.***






