BERITA UTAMA METROPOLIS

Fatayat NU Garut Gelar Worrkshop Pembelajaran Berbasis Digital Upaya Tingkatkan Kapasitas Guru Madrasah dan Pesantren

Fatayat NU Garut menggelar acara workshop dengan tema Pembelajaran Berbasis Digital Bagi Guru Madrasah dan Pesantren di Kantor PCNU Kabupaten Garut pada hari Sabtu (23/10/2021).

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Fatayat NU Kabupaten Garut terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas tenaga pendidik atau Guru Madrasah dan Pesantren melalui Workshop Pembelajaran Berbasis Digital.

Selain itu, Fatayat NU juga menggelorakan kampanye tolak pernikahan anak dengan mengunjungi Pesantren yang ada di Kabupaten Garut. Hal ini diungkapkan oleh Ai Sadidah selaku Ketua Fatayat NU Kabupaten Garut.

“Kita terus mengkampanyekan tolak pernikahan anak dalam roadshow ke Pesantren yang ada di Kabupaten Garut. Jadi kita terus memberikan pendidikan kepada adik-adik santri yang ada di Pesantren,” ujarnya Ketua Fatayat NU Kabupaten Garut usai menggelar acara workshop dengan tema Pembelajaran Berbasis Digital Bagi Guru Madrasah dan Pesantren di Kantor PCNU Kabupaten Garut pada hari Sabtu (23/10/2021).

Ai Sadidah juga menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut Mualid Nabi Muhammad SAW dan HSN (Hari Santri Nasinoal), pihaknya juga terus melaksanakan program organisasi untuk peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).

“Kita sebagai santrinya Mbah Hasyim, jangan sampai berpandangan yang namanya santri hanya ada di Pondok Pesantren. Kita terus melaksanakan program dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga sebelum dan sesudah masuk Fatayat NU ada peningkatan kualitas diri,” jelasnya usai acara peringatan Mualid Nabi Muhammad SAW di Kantor PCNU Kabupaten Garut, Sabtu (23/10/2021).

Selain itu, Ai Sadidah juga menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi SAW merawat tradisi yang selama ini sudah berjalan, karena bagi Fatayat NU Maulid Nabi menyambut kehadiran Nabi paling mulia sepanjang zaman.

HSN dimaknai sebagai cinta kita pada ilmu dan pencari ilmu (santri).

Peringatan Hari santri dan Maulid Nabi yang berbarengan ini memiliki sarat makna. Adapun rangkaian HSN diantaranya adalah Diskusi publik tentang gender dan kepemimpinan perempuan, kemudian Fatayat Goes to pesantren dengan tema Kesehatan reproduksi bagi remaja serta kewirausahaan bagi santri dan acara Puncak HSN melalui Peringatan Maulud Nabi SAW oleh Fordaf (Forum Daiyyah Fatayat) serta workshop pembelajaran berbasis digital bagi pesantren.

“HSN dimaknai sebagai cinta kita pada ilmu dan pencari ilmu (santri),” tutupnya.

Add Comment

Click here to post a comment

Text

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia

Feed Burner



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020