GARUTPLUS.CO.ID – Seusai dilantik sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan, Dadan Hidayatulloh, menyampaikan langsung kepada awak media bahwa dirinya siap menjalankan amanah baru dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan air bersih, memperkuat kinerja internal, serta menjaga transparansi dan profesionalisme.
“PDAM adalah pelayanan publik yang sangat vital. Tugas kita bukan hanya menyalurkan air, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik, membangun kepercayaan masyarakat, dan memastikan keberlanjutan sumber daya air untuk generasi mendatang,” ujar Dadan dalam wawancara usai pelantikan.
Dadan kemudian memaparkan program 100 hari kerja, dimulai dengan mengenal dan bersilaturahmi dengan 330 pegawai, menggelar rapat koordinasi bersama seluruh jajaran manajemen, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional. Menjawab target Bupati Garut, ia menegaskan fokus awal adalah menurunkan tingkat kebocoran air atau Non Revenue Water (NRW), meningkatkan cakupan pelayanan, dan mengoptimalkan efisiensi anggaran.
Ia juga menargetkan setiap aduan pelanggan dapat direspons maksimal dalam 4 jam, disertai tindakan perbaikan segera. Sementara rencana peremajaan pipa belum menjadi prioritas dalam 100 hari pertama, fokus diarahkan pada peningkatan layanan dan penurunan kebocoran.
Manajemen PDAM juga akan melakukan lobi ke pemerintah pusat dan provinsi untuk mendapatkan tambahan modal guna peningkatan kualitas teknis. Mengenai gugatan hukum yang tengah berjalan, Dadan memastikan bahwa persoalan tersebut telah ditangani Pemda Garut bersama tim pengacara.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa PDAM Garut menjadi perusahaan yang lebih maju, sehat secara finansial, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat.***






