BERITA UTAMA METROPOLIS NASIONAL

Cepetan! Hari Terakhir Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11, Cek Syarat-Syarat Ini Supaya Lolos

Ilustrasi Prakerja Gelombnag 11 (net)

GARUTPLUS.CO.ID, NASIONAL – Berkali-kali gagal daftar Kartu Prakerja? Bisa jadi Anda termasuk salah satu yang tak bisa mendaftar sesuai persyaratan yang ditentukan.

Sebelum mencoba mendaftar, ada baiknya untuk mengetahui syarat mengikuti program Kartu Prakerja gelombang 11 ini.

Menurut Direktur Operasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Hengki Sihombing, menyebut banyak peserta yang mencoba bergabung berkali-kali dengan program Kartu Prakerja namun belum berkesempatan lolos sebagai penerima kartu.

Ada banyak faktor mengapa seseorang gagal menjadi penerima program Kartu Prakerja meski sudah berkali-kali mencoba daftar.

“Peserta yang mendaftar per gelombang jumlahnya jauh lebih banyak dari kuota yang tersedia per gelombang. Pada Gelombang 9 misalnya, pendaftar Program Kartu Prakerja mencapai 5,9 juta orang, sementara kuota penerimanya hanya 800 ribu orang,” tutur Hengki dikutip dari Prakerja.go.id.

Dari 5,9 juta pendaftar itu, Hengki menguraikan, mereka akan diseleksi menurut Perpres No 76/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja, sebagai perubahan atas Perpes No 36/2020.

Peraturan Presiden ini mengatur pihak-pihak yang tidak bisa menerima Kartu Prakerja, di antaranya:

  1. Pejabat negara,
  2. Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),
  3. Aparatur Sipil Negara, TNI/POLRI,
  4. Kepala Desa dan perangkat desa,
  5. Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah (BUMN/BUMD).

Sebelum mendaftar, pastikan bahwa calon peserta termasuk dalam kategori sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berusia di atas 18 tahun
  3. Tidak sedang sekolah/kuliah

Sementara itu untuk melakukan pendaftaran Kartu Prakerja, bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer
  2. Siapkan nomor Kartu Keluarga serta NIK kamu, masukkan data diri, dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pemeriksaan akun
  3. Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara online
  4. Klik ‘Gabung’ pada Gelombang yang sedang dibuka
  5. Nantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi Gelombang melalui SMS

Apabila dinyatakan lolos seleksi Kartu Prakerja, maka langkah selanjutnya peserta harus melakukan pembelian pelatihan online, agar mendapatkan sertifikat pelatihan dan insentif prakerja.

Dilansir dari laman Kartu Prakerja, berikut cara membeli pelatihan pertama bagi peserta Kartu Prakerja.

  1. Cek dashboard akun Prakerja untuk memastikan dana pelatihan sudah tersedia
  2. Bandingkan pelatihan di Bukalapak, Mau Belajar Apa, Pintaria, Pijar Mahir, Sisnaker, Sekolahmu, atau Tokopedia
  3. Pilih pelatihan sesuai kebutuhanmu
  4. Beli pelatihan dan bayar dengan Nomor Kartu Prakerja
  5. Batas waktu pembelian pelatihan adalah 30 hari sejak menerima SMS pengumuman. Bila lewat dari waktu tersebut, maka kepesertaan akan dicabut.

Beberapa pelatihan Kartu Prakerja yang bisa dipilih para peserta Kartu Prakerja diantaranya Cara berjualan secara online, menjadi fotografer, menguasai aplikasi komputer, kursus bahasa, keterampilan perawatan kecantikan, menjadi pelatih kebugaran, cara mendapatkan penghasilan dari, media social.

Pastikan Anda telah mengikuti dan menyelesaikan semua kelas pelatihan yang dipilih. Agar Anda mendapatkan insentif Kartu Prakerja sebesar Rp2,4 juta dari pemerintah.

Insentif yang akan diberikan pada penerima Kartu Prakerja terdiri dari tiga jenis yaitu bantuan pelatihan, insentif pelatihan, dan insentif suvrvei kebekerjaan.

Baca Juga: Peringati 25 Tahun Wafatnya Putri Diana, Film Dokumenter ‘Diana’ Tayang di Bioskop Tahun 2022

Besarnya bantuan pelatihan yang akan diberikan sendiri adalah Rp1 juta. Insentif pelatihan diberikan selama 4 bulan dengan besaran tiap bulan Rp600 ribu, sedangkan insentif survei kebekerjaan adalah sebesar Rp50 ribu per survei yang akan dilaksanakan sebanyak tiga kali.

Berikut syarat agar insentif pelatihan anda dapat dicairkan.

1.Telah menyelesaikan pelatihan dna mendapatkan sertifikat

  1. Telah memberikan ulasan pada lembaga pelatihan

3.Telah memberikan penilaian pada lembaga pelatihan di platform digital.

  1. Telah menyambungkan nomor rekening bank atau e-wallet di akun prakerja.go.id
  2. Nomor rekening bank atau e-wallet tervalidasi oleh bank atau perusahaan e-money.

Baca Juga: Waduh! Stasiun TV SBS Hapus Red Velvet Di Tayangan Ulang Acara ‘Festival Gangnam 2020’ Ada Apa?

Proses penyaluran insentif ini maksimal tujuh hari setelah seluruh persyaratan terpenuhi.

Sedangkan untuk insentif survey akan diterima setelah penerima kartu prakerja mengisi survey di www.prakerja.go.id.***

Di masa pandemi Kartu Prakerja menjadi program semi bantuan sosial (bansos), maka semua peserta yang sudah terdaftar sebagai penerima segala jenis bansos di Kementerian Sosial tidak akan dapat lagi menjadi penerima Kartu Prakerja.

Ketiga, para pekerja yang sudah masuk sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) pun tidak akan bisa menjadi penerima Kartu Prakerja.

Setelah pendaftar Kartu Prakerja disaring menurut tiga hal tadi, baru kemudian dilakukan proses ‘randomisasi’.

“Nah, di proses randomisasi ini juga ada kemungkinan besar pendaftar Kartu Prakerja akan gagal diterima. Mengapa? Karena jumlah pendaftar jauh lebih besar dibandingkan kuota yang tersedia,” terangnya.

Namun, Hengki mengingatkan, peserta program Kartu Prakerja dibatasi hanya boleh menerima program ini sekali dalam seumur hidupnya.

“Jadi, kalau tahun ini sudah dapat, tahun depan tak mungkin bisa dapat lagi. Demikian pula kalau ada Sobat Prakerja sudah mendaftar dari Batch I hingga IX belum lolos juga, masih bisa mencoba, siapa tahu bisa diterima pada kesempatan program Prakerja tahun depan,” ungkapnya.***

Add Comment

Click here to post a comment

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020