BERITA UTAMA METROPOLIS NASIONAL

Anggotanya Lansia Sampai Kepalanya Berdarah, 57 Perwira Polisi Akhirnya Mengundurkan Diri

Aktifis Martin Gugino (75) yang didorong petugas polisi ke tanah hingga membuat kepalanya berdarah, memicu kemarahan di seluruh dunia. (foto via Pikiran-Rakyat.com)

GARUTPLUS.CO.ID, GARUT – Seorang pria lanjut usia (lansia) di Buffalo, New York, Amerika Serikat, terekam kamera handphone didorong oleh dua petugas kepolisian setampat, hingga kepalanya berdarah. Karena kejadian itu seluruh Tim Tanggap Darurat kepolisian setempat mengundurkan diri.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang menjadi viral di dunia maya itu, tampak 2 petugas kota Buffalo mendorong seorang pra tua hingga terjatuh dan membentur tanah.

Dalam video pria berusia 75 tahun itu, awalnya tampak mendekati petugas polisi saat mereka mulai maju mengusir para demonstran untuk memberlakukan jam malam.

Dua petugas tampak mendorong mundur pria berusia 75 tahun itu yang menyebabkan dia kehilangan keseimbangan hingga jatuh ke belakang dan membentur kepalanya.

Sebuah pernyataan awal dari Departemen Kepolisian Buffalo itu muncul terkait kasus pendorongan yang terekam tersebut.

Mereka mengatakan bahwa pria itu ‘tersandung’ dan jatuh saat para polisi berada dalam ‘pertempuran yang melibatkan para demonstran’.

Juru bicara kepolisian Jeff Rinaldo mengaitkan pernyataan itu dengan mengatakan bahwa petugas tidak terlibat langsung dalam insiden tersebut.

Dalam rangka solidaritas, sebanyak 57 petugas mengundurkan diri dari tim darurat, setelah dua polisi yang tampak terlibat mendapatkan penangguhan (cuti tanpa dibayar).

“Lima puluh tujuh petugas mengundurkan diri dengan emosi karena perlakuan terhadap dua anggotanya, yang hanya melaksanakan perintah,” ujar Presiden Asosiasi Kepedulian Polisi Buffalo, John Evans, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman NY Post.

Kabar tersebut dilaporkan juga oleh jaringan dari pasukan khusus yang dibentuk pada tahun 2016 silam dan dikerahkan dalam menertibkan protes massal atau kerusuhan.

Petugas yang mengundurkan diri ini masih dipekerjakan namun tidak lagi menjadi bagian dari Tim Tanggap Darurat.

“Posisi kami adalah para petugas yang hanya mengikuti perintah dari Wakil Komusaris Polisi Joseph Gramaglia untuk membersihkan lokasi,” ujar John Evans.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan bahwa anggota Tim Tanggap Darurat hanya diminta melakukan pekerjaan mereka.

“Itu tidak menjelaskan dengan jelas laki-laki, 50 dan di bawah atau 15 sampai 40. Mereka hanya melakukan pekerjaan mereka. Aku tidak tahu berapa banyak kontak yang dibuat. Dia benar-benar menyelewengkan perkiraanku. Dia jatuh ke belakang,” tambahnya berusaha membela para anggota pasukannya.

Pada Jumat, 5 Juni 2020 kemarin, Gubernur New York, Andrew Cuomo mengatakan bahwa kedua petugas itu harus dipecat, dan insiden yang terjadi harus diselidiki untuk ‘kemungkinan tuntutan pidana’.

Dalam sebuah pernyataan, Walikota Buffalo, Byron Brown mengatakan bahwa pihaknya mengonfirmasi bahwa ada rencana darurat untuk menjaga layanan polisi untuk memastikan keselamatan publik.

Byron Brown juga menambahkan bahwa polisi Buffalo tetap bekerja dengan lembaga penegak hukum lainnya.

Para petugas ini memberlakukan jam malam sebagai akibat dari protes yang telah menyebar secara nasional sejak kematian di Minneapolis bulan lalu.

Dimana seorang pria kulit hitam tak bersenjata, George Floyd, kehabisan napas hingga meregang nyawa setelah seorang polisi berlutut di lehernya selama hampir sembilan menit.

Pria ini mampu membuat pasanganya merasakan kedekatan yang luar biasa dengan teratur

Tak perlu konsultasi ke dokter agar pasangan Anda tetap.

Pria berusia 75 tahun yang terluka itu bernama Martin Gugino, dan pihak berwenang mengatakan banwa dia telah dibawa ke rumah sakit.

Pada Jumat, 5 Juni 2020 kemarin, pihak berwenang mengungkapkan Gugino telah stabil meskipun masih dalam kondisi yang serius..

Gugine sendiri merupakan orang lama di aktivis keadilan sosial di Kota Buffalo, hal tersebut diungkapkan oleh kelompok advokasi Push (People United for Sustainable Housing).

“Dia telah menjadi pejuang yang tak kenal lelah melawan segala jenis ketidakadilan selama bertahun-tahun di kota kami baik dengan Push maupun organisasi akar rumput lainnya,” kata mereka dalam sebuah pernyataan, menyayangkan polisi atas perlakuannya.

Editor: Hilal SH

Add Comment

Click here to post a comment

Feed Burner

Video

Review kendaraan pemadam yang cuman ada satu di dunia



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020



DATA COVID-19 DI KABUPATEN GARUT

TOTAL POSITIF

26

ORANG

Positif
TOTAL SEMBUH

23

ORANG

Sembuh
TOTAL MENINGGAL

3

ORANG

Meninggal
INDONESIA

POSITIF 72,347 orang, SEMBUH 33,529 orang, MENINGGAL 3,469 orang

Indonesia
Sumber data : Survellans Dinas Kesehatan Kab. Garut | Update terakhir : Jumat, 10 Juli 2020